
Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah di MTsN 4 Tanjung Jabung Timur resmi dimulai selama 2 hari dengan materi utama tentang Kurikulum Berbasis Cinta. Materi ini disampaikan oleh dua Pengawas Madrasah, Muhammad Amin dan Suty Harningsih, pada hari pertama kegiatan.
Dalam pemaparannya, kedua pengawas menekankan pentingnya menghadirkan nilai-nilai cinta, kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan dalam proses pembelajaran di madrasah. Mereka menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bertujuan menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, humanis, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Para guru peserta workshop diajak untuk memahami bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak siswa. Guru diharapkan dapat menjadi teladan dan pendamping yang membangun hubungan positif dengan murid-muridnya.
Kegiatan workshop berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta tampak serius mengikuti materi dan aktif berdiskusi tentang penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan belajar mengajar di madrasah. Diskusi ini memberikan ruang bagi para guru untuk berbagi pengalaman dan strategi dalam membangun lingkungan belajar yang lebih inklusif dan penuh kasih.

Melalui workshop ini, diharapkan kompetensi guru madrasah semakin meningkat. Guru diharapkan mampu mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, lingkungan madrasah dapat menjadi lebih religius, ramah, dan penuh kasih sayang.
MTsN 4 Tanjung Jabung Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Upaya ini dilakukan demi mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai cinta dan kemanusiaan.
Penulis . Krisna Murti Yani
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...