
MTsN 4 Tanjung Jabung Timur mengadakan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan peserta didik. Kegiatan ini berlangsung di MTsN 4 Tanjung Jabung Timur pada 13 hingga 14 Januari 2025. Seluruh guru dari MAS Nahdatut Thulab dan MIS Geragai turut berpartisipasi dalam workshop ini.
Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pendidik mengenai konsep, prinsip, serta penerapan kurikulum yang menekankan nilai cinta, kasih sayang, empati, toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi siswa.
Kepala MTsN 4 Tanjung Jabung Timur, Yayuk Widiastuti, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia. Ia menyampaikan bahwa penerapan kurikulum berbasis cinta sangat penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, peduli sosial, dan mampu menghargai perbedaan. "Madrasah harus menjadi tempat yang penuh dengan nilai kasih sayang, bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga tempat pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik," ujarnya.
Materi workshop disampaikan oleh pengawas Madrasah, Dra. Suty Harningsih, dan Muhamad Amin. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi tentang landasan filosofis Kurikulum Berbasis Cinta, strategi integrasi nilai-nilai cinta dalam pembelajaran, serta contoh penerapan dalam penyusunan perangkat pembelajaran seperti modul ajar, RPP, dan asesmen. Selain itu, peserta juga mengikuti diskusi kelompok dan praktik langsung dalam menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai tersebut.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para guru dalam berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman mengenai tantangan serta peluang penerapan kurikulum berbasis cinta di kelas. Para guru menyadari bahwa pendekatan pembelajaran yang dilandasi rasa cinta dan empati dapat meningkatkan motivasi belajar siswa serta menciptakan hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik.
Melalui workshop ini, MTsN 4 Tanjung Jabung Timur berharap seluruh pendidik mampu menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan demikian, madrasah diharapkan dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Kegiatan workshop ini menjadi salah satu langkah strategis MTsN 4 Tanjung Jabung Timur dalam mendukung kebijakan pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan budaya Madrasah yang ramah, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik di masa depan.
|
67x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...